Senin, 22 Juni 2015

Kehamilan kedua

Alhamdulillah dikasi kepercayaan lagi sama Allah..
Dikasi rejeki yang luar biasa. Kehamilan kedua ini adalah kehamilan yang tidak diduga.. Kenapa?
Karena sebenarnya saya masih menggunakan KB Spiral. Koq bisa hamil?? Inilah Kuasa Allah.

Awalnya ketika saya merasa ada yang salah di diri saya.. Kenapa tiba-tiba moodian sekali, ohh mungkin karena Zhyo saat itu (1tahun 6 bulan) punya kelakuan baru dan menjadi super manja pikirku. Masa menstruasi pun berlalu sudah 3 hari terlambat. Yaaaa.. Mungkin terlalu cepat mengatakan saya hamil. Tapi jadwal menstruasi saya sangat teratur (26 hari). Terpikirlah di benak saya. Apakah saya hamil lagi? saya pun memberitahu suami. Suamipun mengatakan " Ahh, mana mungkin maaa kan mama pakai KB?".. Iya juga sih, pikirku.. Tapi akhirnya aku bersikeras meminta suami untuk membeli Tespek. 
Besok paginya  saya melakukan tes urin dan ternyata hasilnya memperlihatkan 2 garis (1garisnya tipis). Rasanya itu bagaimana yaaa.. Bingung karena belum yakin. Suami memeluk dan mencium saya. Tapi saya sendiri mau mengulang kembali beberapa hari kemudian. Dan hasilnya, Tespek menunjukan 2 garis sangat jelas terlihat.
Bahagia? Pasti
Khawatir? Ya.. Kenapa?
karena ketika kamu memakai spiral dan kamu hamil? ada beberapa kemungkinan.. 
1. Kamu bisa mengidap penyakit yang berasal dari kandungan. ini dideteksi dengan HcG tinggi.
2. Kamu hamil tapi hamil di Luar Kandungan. Artinya kamu akan kehilangan bayimu, karena janin tidak dapat hidup di luar kandungan.. hikssss.. Membayangkan ini saja saya sudah sedih
3. Dengan adanya spiral dikandungan dan anda hamil, maka kamu memiliki kekhawatiran tinggi akan kondisi janin. Ketakutan bahwa spiral akan menggangu tumbuh kembang janin. Ini sungguh membuat saya mulas saat bulan pertama, seiring berjalannya waktu dan informasi dari dokter bahwa spiral tidak akan menganggu perkembangan janin. Saya merasa lebih tenang.

Dua minggu sebelumnya saya baru melakukan check up ke dokter untuk kontrol keadaan spiral dan hasilnya Spiral masih ditempatnya dan dalam kondisi baik. Alangkah kagetnya ketika dr spog kesayangan saya mendengar (via telepon) kalau saya hamil. Dan dia menduga dan takut apalagi saya didiagnosa hamil diluar kandungan. Jadi keesokan harinya beliau menyuruh saya untuk kontrol ke rumahnya, karena beliau kebetulan buka praktek dirumahnya. Saya dan suami pun datang melakukan kontrol. Dan YAAA, saya dinyatakan Hamil dan keadaanya Sehat. Alhamdulillah ya Allah.. Disini pun dokternya bengong.. Ini lewat mana yaaa diaaa >,<. Gesitt sekaliiiii katanya >.< . Kami tertawa bersama.

Alhamdulillah kemudian kami bersyukur dan memberikan berita bahagia yang juga mengagetkan seiisi rumah. Ada yang kemudian langsung cek spiral takut kebobolan, ada yang memeluk erat, ada yang gak percaya dan Papa mengatakan ini adalah rejeki yang tak ternilai, Anak ini pasti kemauannya keras sekali sampai dia bisa melewati "pagar". Kemudian Papa menyambung " Oh pantesan aja dari kemarin Zhyo rewel banged, ternyata karena merasa nanti ada yang menyaingi. Menyadari hal itu, kemudian tiba-tiba saya merasa fragile. Bukan karena tidak bersyukur. Saya merasa jadi manusia yang paling beruntung di muka bumi. Tapi adalah wajar ketika saya merasakan perasaan anak saya Zhyo waktu itu. Dia masih kecil dan masih  butuh perhatian dan masih ingin menjadi satu-satunya tumpuan perhatian dari ayah ibunya. Dalam hati kecil saya mengatakan, semua memang sudah takdir Allah. Allah yang paling tahu, waktu yang paling tepat untuk memberikan Zhyo adik. Ya?? mungkin sampai kapanpun kita sebagai orangtua bahkan belum siap untuk memberikan Zhyo adik. Dan waktu yang paling tepat? Cuma Allah yang tahu.

Disinilah saya berniat untuk memberikan kasih sayang yang maksimal selama mengandung. Karena masa-masa Zhyo menjadi anak tunggal, hanya beberapa bulan saja. Terima kasih Allah atas segala karunia-Mu dalam hidupku. 

 
Sama kesayangannya Mama Ririn :* Jadi Mama Kece adalah keinginan dan juga Harapan terbesarku hihihihih <3




Love my Family so Much!! <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar